Mother Day

          MAMA....

       Yeay Yeay.... itulah teriakan aku dan teman teman saat mendengar pengumuman libur 5 hari karena kelas 12 UAS, dan aku sangat bersyukur karena libur, tapi bukan senang tidak belajar tapi senang bisa menjenguk mama yang sedang sakit di malang.
       Sudah 2 bulan lebih aku dan papa di rumah tanpa mama, mama di sana untuk berobat, yang penyakitnya adalah tumor dan sudah sempat melakukan operasi. "Yan, seneng banget nih kalo udah libur gini, mama ku pernah bilang kalo ada libur ke malang " ungkapan senang ku ke Yana sohib sebangku ku.
       "Pa, ricka libur 5 hari, gimana jadi ke malang?"  SMS ku ke papa. lalu setibanya di rumah aku dan papa berbincang bincang mengenai rencana ke malang. " Ricka berani ga sendiri ke sana?" tanya papa "berani aja asalkan ada yang jemput" jawabku santai "yakin? cepet pesan tiket" papa pun meyakinkanku. aku pun mencari tiket pesawat via internet.
       Jadwal keberangkatan hari senin sore. Yup! tiket sudah di tangan, saatnya packing baju, karena pengumuman bilang kalau setelah libur akan di adakan UTS maka akupun membawa beberapa buku pelajaran.
       Senin sore, hati udah dag dig dug. pengalaman perdana nih pergi ke luar kota sendiri. papa pun mengantarkan ku saat chek in lalu ke ruang tunggu. "ka, hati hati ya, kalau udah sampai langsung telpon papa" pesan papa saat aku berangkat "iya pa" jawabku yakin.
       Hanya membawa tas ransel dan satu tas kecil yang ku gantungkan di leher, dengan santainya duduk di ruang tunggu dan terdengar suara operator "penerbangan ***** air ke Surabaya untuk masuk ke pesawat" dengan langkah penuh cemas ku berjalan menuju pesawat.
       Saat di pesawat mendapat tempat duduk sheet 12 "yaah, ga duduk di pinggir jendela" gemuruku dalam hati. dan 2 jam berlalu, keberangkatan dari Bandara Hang Nadim menuju Bandara Djuanda Surabaya.
       Sesampainya di Surabaya, teringat pesan papa untuk menelpon nya. lalu selama di bandara hanya bingung bercampur senang. lalu paman dan Pa'de ku telah menunggu di bandara.
       Perjalanan dimulai, dari Surabaya ke Malang menghabiskan waktu 3 jam. sepanjang jalan aku hanya memandangi kota kota di Jawa Timur, biasanya kalau bosan dengerin lagu korea yang ada di list handphoneku, lagu yang masih ku ingat itu K-Will - I Need You dan FT. Island - Severely, lagu itu jadi kenangan banget saat aku di Malang.
       Bebarapa jam kemudian sampai juga dirumah, perasaaan senang banget bisa ketemu mama secara langsung ga hanya di telepon aja, dipikiran ku hanya "gimana kabar mama" "udah baikankah mama?" "apa mama sudah tidur saat aku datang?" dan aku pun masuk "Assalammulaikum" salamku "Wa'alaikumsallam" terdengar jawaban dari Bu'de dan beberapa saudara "mama dimana Bu'de?" pertanyaan ku pertama saat itu "itu ada di kamar" jawab Bu'de. langsung ku menuju kamar "mama..." dengan muka sedih ku melihat mama, karena mama belum tidur demi menunggu ku datang. saat itu aku tak berani meneteskan air di depan mama. "ka, mama cuma bisa begini ga bisa ngapa ngapain" dengan lemasnya mama membuka perbincangan dengan ku. aku tak sanggup melihat kesedihan ini , yang ku kira kondisi mama baik baik saja ternyata tidak sesuai dengan yang ku kira. Bu'de menyuruh ku tidur di kamar atas. Sebenarnya ingin sekali tidur bersama mama tapi Bu'de melarangku.
       Keesokan harinya, Bu'de sudah bersiap siap. "mau ke mana Bu'de?" tanyaku penasaran "mau anter mama ke berobat" jawab Bu'de "Ricka ikut yaa?" akupun menawarkan diri untuk ikut.
       Sepanjang jalan ke tempat pengobatan mama hanya tertidur lemas di mobil. mama selalu berkata "mama hanya bisa begini ga bisa ngapa ngapain" aku pun melihat mama penuh kesedihan dan penuh harapan kesembuhan mama.
       Hari ke 3 saat aku di sana mama memutuskan untuk rawat inap. Arrrrg! rasa kangen itu timbul lagi biarpun hanya sehari ga ketemu mama.
       Hari ke 4 mama sudah di rumah tapi tetap melanjutkan pangobatan. saat itu aku harus mengantarkan mama ke pengobatannya karena besoknya aku harus pulang ke batam, setelah pengobatannya mama sudah mulai ada perkembangan, saat aku bertemu mama pertama kali mama hanya tertidur lemas di kasur, dan setelah berobat mama ada perkembangan sudah bisa berjalan. "kalau begini kan ricka bisa tenang pulang ke Batam ". malamya tiba tiba kondisi mama menurun. Aishh... pikiran mulai kacau lagi, ga tau harus gimana, aku hanya duduk disamping mama, saat kondisi mama menurun mama hanya menyebut asma Allah, dan beberapa jam kemudian mama sudah tertidur, akupun disuruh tidur sama Bu'de karena besok harinya harus berangkat pagi pagi ke Bandara.
      Keesokan harinya akupun bersiap siap untuk pulang. Perasaan? pastinya tidak kuat mau ninggalin mama. mungkin mama juga tidak mau anaknya pulang.
       Jam sudah menunjukan angka 7, dengan baju denim, celana hitam dan sepatu kulit berwarna biru aku pun siap berangkat dan mama sudah stay di depan pintu dengan kursi rodanya sambil melihat kerepotanku dengan barang bawaan dan paman sudah memanggilku "ka cepetan nanti telat, pamit dulu ke mama" "iyaa om" jawabku.
      Mama sudah duduk lemas di kursi roda dengan mengenakan baju coklat "maa, ricka pulang yaah, inyaallah mama sembuh" pamitku sambil memberi semangat "iya ka hati hati" jawab mama dengan lemas dan akupun peluk mama ku cium pipinya dengan penuh kesedihan. saat sudah di mobil kulambaikan tangan, ke arah mama dan wajah mama seperti penuh harapan.



-----------------------------------------------------------------------------------------------
cerpen di atas sebenernya tugas bahasa indonesia kelas 10. jadi pas nulis cerpen ini bener bener deh nangis terus ke inget sama mama sampe sampe ke sekolah mata bengkak dua duanya flashback keceritanya yah, jadi pas aku pulang ke batam hari jum'at dan hari minggu paginya itu dapet telpon dari Bu'de kalo mama udah ga ada, pertama denger berita itu bener bener ga percaya rasanya itu kayak mimpi dan tepat di hari itu juga aku & papa ke malang untuk melihat mama yang terakhir kalinya tepat di tanggal 18 Maret 2012.
jadi jangan sia siakan lah ibu yang ada di samping mu jangan lukai hatinya jangan membohongi nya jangan khianati nya dan ibu itu selalu memberikan kita yang terbaik ia tidak mau melihat anaknya sedih saat ia sakit. dan ingat surga di telapak kaki ibu. jangan terjadi penyesalan segala sesuatu tentang ibumu.
SELAMAT HARI IBU :) I LOVE YOU MOM :) SARANGHAE EOMMA :)
   
  


Komentar

Posting Komentar